1. Pengembangan Sistem Angkutan Umum Massal meliputi: - Pengembangan koridor Busway - Penambahan armada Busway - Penataan trayek dan peremajaan armada bus sedang - Pembangunan MRT - Pembangunan Monorail

2. Pengendalian Banjir meliputi: - Pengembangan situ, waduk dan embung - Normalisasi sungai dan saluran - Pengembangan sistem polder - Penguatan tanggul - Pembuatan sumur resapan dan lubang biopori - Pembangunan Deep Tunnel

3. Perumahan Rakyat dan Penataan Kampung meliputi: - Pembangunan rumah susun sewa yang terpadu dengan fasilitas pasar, kesehatan dan olah raga - Mendorong pembangunan hunian vertikal, - Penataan kampung dan lingkungan kumuh

4. Pengembangan Ruang Terbuka Hijau melalui: - Penambahan RTH melalui pembelian lahan dan kontribusi pengembang - Penggalangan peran swasta dan masyarakat dalam penyediaan dan pemeliharaan RTH Publik/penghijauan lingkungan.

5. Penataan PKL melalui: - Penyediaan ruang bagi ekonomi informal/PKL pada kawasan perkantoran dan perdagangan - Membangun mall khusus bagi PKL - Memperbaiki pasar-pasar tradisional

6. Pengembangan Pendidikan melalui: - Wajib Belajar 12 tahun - Penerapan KARTU JAKARTA PINTAR - Pembangunan gedung sekolah - Peningkatan kompetensi guru

7. Pengembangan Kesehatan melalui: - Pemberlakuan KARTU JAKARTA SEHAT - Mengembangkan Puskesmas Rawat inap - Menambah kapasitas Tempat Tidur kelas tiga pada RSUD - Pelayanan kesehatan Masyarakat di pasar-pasar tradisional/rumah susun

8. Pengembangan Budaya melalui: - Pengembangan pusat kebudayaan Betawi - Revitalisasi kota tua - Penyelenggaran event budaya bertaraf internasional - Pengembangan karakter kota berciri khas betawi - Pembangunan Masjid Raya Jakarta

9. Pengembangan Pelayanan Publik melalui: - Pelayanan prima di Kelurahan dan Kecamatan - Pengembangan pelayanan pajak online - Pengembangan layanan perijinan secara online - Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

 

Perda RPJMD 2013 – 2017

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013 – 2017   RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Gubernur yang berpedoman pada RPJPD dan memperhatikan RPJMN, memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum dan program SKPD, lintas

Musrenbang RPJMD 2012-2017

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen perencanaan dari  penjabaran visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih selama lima tahun kedepan. Proses Penyusunan  RPJMD 2012 – 2017 mencapai tahap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diselenggarakan di Balai Agung pada

KONSULTASI PUBLIK RPJMD 2013-2017

Dalam rangka menjaring masukan/aspirasi masyarakat terhadap Draf RPJMD 2013-2017, dipersilakan untuk menyampaikan saran/komentar/masukan yang membangun melalui menu FORUM, dengan terlebih dahulu membuat user id dan password pada menu REGISTER di bagian pojok atas. Selain melalui website ini, saran/komentar/masukan dapat juga

Konsep Pembangunan Waduk Ciawi Terus Dimatangkan

waduk_besar-istmw

Upaya penanganan banjir secara menyeluruh terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya dengan melibatkan peran Pemprov Jawa Barat yang daerahnya berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta. Dalam pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan kemarin, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo

DKI Dapat Masukan dari Pengelola MRT Singapura

mrt_bangkok_ilustrasi20

Evaluasi terhadap kelanjutan mega proyek Mass Rapid Transit (MRT) masih terus dibahas Pemprov DKI Jakarta. Salah satu poin yang masih menjadi pembahasan yakni, mengenai nilai proyek MRT Jakarta yang dinilai masih terlalu tinggi. Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Transportasi, Soetanto

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2007-2012

120245629

Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1 Tahun 2008 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2007-2012 terdiri dari 6 (enam) bab dan 7 (tujuh) pasal yang mengatur mengenai pengertian-pengertian, ruang lingkup,

MRT Jakarta

3

Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) yang berbasis rel rencananya akan membentang kurang lebih ±110.8 km, yang terdiri dari Koridor Selatan – Utara (Koridor Lebak Bulus – Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih ±23.8 km dan Koridor Timur – Barat sepanjang